Minggu, 10 November 2013

MASALAH SOSIAL PENGANGGURAN

ELU NGANGGUR BROH ? = MATI BAE KOWE ?
          Pengangguran dapat menyebabkan kemiskinan, dari kemiskinan selanjutnya akan menimbulkan masalah tindakan kejahatan kriminal yang tinggi, dan masalah-masalah baru lainnya seperti meningkatya jumlah (gepeng) gelandangan, pengemis, dan menimbulkan tindak kejahatan.
Dari kejahatan tersebut akan menimbulkan masalah-masalah baru seperti permusuhan, pertikaian, pembunuhan dan lain-lain.
Secara individu, orang yang menganggur tentu akan stres dan depresi. Tak hanya karena tidak bisa untuk memenuhi kebutuhan hidup, ia bisa saja akan dikucilkan oleh masyarakat.

MENGATASI PENGANGGURAN??? MINTA DAN MEMOHON-LAH KEPADA MEREKA-MEREKA !
1.   YAA PEMERINTAH-KU, BERIKAN DAN BANYAKKIN-LAH KAMI “RAKYAT-MU” PENDIDIKAN GRATIS DAN “BENAR-BENAR GRATIS” (Sing Ora Bayar)
Penyebab angka pengangguran yang tinggi karena tingkat pendidikan kita yang rendah, tidak bersekolah, tidak punya ilmu, dan tidak mempunyai ketrampilan kerja apapun
Kami “Pelajar” juga perlu diberi pendidikan non formal berupa ketrampilan khursus, kemampuan berkomunikasi / peningkatan iq, serta diarahkan utk mjd lulusan sekolah yang dapat menciptakan lapanagan kerja. (setelah lulus bukan cuma bisa sebagai pelamar kerja)
2.  KEPADA YANG MULIA BAGINDA “PEMERINTAH-KU” KAMI MOHON DENGAR DAN KABULKAN-LAH RINTIHAN KAMI
Pemerintah Harus Dan Harus Bisa memperbanyak lapangan kerja “sebanyak dan sebanyak-banyaknya”.
Jangan-LAH “mempersulit” Langkah Kami, (bagi pengangguran yang akan melamar kerja) nanti-nya (Harus bayar ini, bayar itu).
Wahai dan Wahai Pemerintah-KU, Ketahui dan Ketahui-LAH, Bahwa Kami Bekerja untuk memberi makan keluarga kami, untuk menghidupi keseharian keluarga kami, dan jika kami semua warga indonesia dapat bekerja memperoleh pekerjaan “enyong rasa” secara tidak langsung semua itu bisa untuk mengurangi tingkat pengangguran negara kita tentu-nya.
Ingat-LAH “Wahai Pemerintah Tercinta Bangsa Kami”, Kami Kerja untuk “mencari uang/duit/money”, Bukan untuk “membuang duit” karena (untuk bayar syarat registrasi-registrasi pendaftaran masuk kerja!) Mohon cam-kan ! “Wahai Pemerintah tercinta bangsaku”
3.  KEPADA “MASYARAKAT-KU”, YAA MASYARAKAT INDONESIA
Masyarakat Dihimbau Untuk menyediakan lapangan kerja untuk orang lain, Dan Harus Bisa mendirikan tempat2 pelatihan kerja, pembuat kerajinan tangan, balai latihan kerja
Pemerintah Harus Bekerjasama Dengan Bank2 untuk mendirikan sistem kredit utk masyarakat yang kurang mampu (ditujukan bg masyarakat utk mendirikan suatut usaha ukm dll.
4.  WAHAI YANG MULIA “KEPADA ORANG SUKES DIMANA-PUN”
Wahai Kepada “Orang Yang Sudah Sukses Duluan”, orang yang sudah bisa mapan dan mantap terhadap pekerjaannya.Harus dan Harus Bisa menyediakan lapangan kerja bagi orang kecil, orang yang tidak sekolah.
Bukan malah “semakin diatas, semakin serakah nan jaya” tidak mau memikirkan orang yang dibawahnya, ambil duit rakyat "korupsi". Maka-nya tercipta-LAH Lagu “yang kaya semakin kaya yang miskin semakin miskin”

Blog           : jitojawa.blogspot.com

Twitter      :@jitojawa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar